Sengaja Ngga Sengaja
9:08 PMNgga ada yang benar-benar tahu hidup itu gimana caranya. Kehidupan berlangsung begitu aja tanpa ada manual book, how-to, atau apalah. Kita belajar gimana caranya untuk bertahan hidup menurut versi kita masing-masing. Hidup ngga seperti sebentuk besi panjang yang kokoh, hidup ini mengalir terus sejalan dengan waktu. Kita ngga pernah tau apa yang bakal terjadi di hidup kita tahun depan, bulan depan, minggu depan, besok, hell, kita bahkan ngga tau apa yang akan terjadi lima menit dari sekarang.
Bukannya hidup itu sesuatu yang buram, hanya saja manusia terlahir tanpa kemampuan untuk mengetahui apa yang akan terjadi, but we're not blindfolded. Manusia hanya bisa memprediksi, berspekulasi dan beropini. Kita punya suatu keinginan, jelas, tapi keinginan kita belum tentu jadi masa depan kita. Sekali lagi, cuma ngira-ngira.
Tapi tetap aja, yang dikira-kira manusia, yang terjadi seolah ga disengaja, itu semua udah jadi jalan hidup kita, dituliskan dan direncanakan oleh Yang Maha Kuasa. Kita ngga pernah tau. Mungkin aja saat ini kita berada di palung paling dalam, mungkin kita hampir tiap hari ngerasa "Hidup gue kok gini banget ya..." bisa jadi kita merasa hidup kita sempurna dari segala sisi, atau konstan aja tanpa bukit dan lembah yang datang silih berganti seperti gelombang. Tiba-tiba seneng, tiba-tiba galau, disenggol dikit bawaannya pengen ngomel, diperhatiin dikit langsung head over heels, seharian cranky tapi langsung jadi World's Cutest Sweetheart kalau di depan doi.
Setiap tempat yang kita kunjungi, setiap orang yang kita temui, mereka-mereka yang datang bertamu ke kehidupan kita dan kemudian pergi tapi kemudian memutuskan untuk kembali. Lalu ada kalanya kita merasa out of place. That day ketika kita berada di tengah keramaian, mendengar ratusan suara dan melihat ratusan pasang mata, tapi jiwa kita ngga di sana. Then, there are things that we just don't understand and questions we don't know the answers of. Beberapa hal memang lebih baik ngga perlu kita ketahui, I'm a believer of that. Bahkan tentang hal-hal kecil sekalipun. Lagu-lagu yang kita dengar, bacaan nyelekit yang ngga sengaja kita lihat di jalan, perjalanan-perjalanan tak terduga bareng temen, atau apapun yang kita lihat dan otak kita serap ketika kita lagi jalan sendirian. What else? Pertengkaran, baikan, orang yang tiba-tiba pergi begitu aja padahal dia kenal kita kayak dia yang hapal setiap gurat di telapak tangannya, you name it. Itu semua memang dimaksudkan untuk kita alami agar kita berpikir.
Kita ngga tau pasti kapan kita akan seperti apa dan menjadi apa. Beberapa peristiwa terjadi dengan cara yang paling ngga disangka, cara paling aneh, cara paling absurd, dan cara yang paling mengejutkan. Tapi gimanapun juga, pada akhirnya kita sadar kalau semua itu terjadi bukan tanpa alasan. It's fated to you and no one can fight fate. Everything seems to be falling perfectly into place at the end of the day. Seolah setiap hari yang kita lalui sama dengan sekeping puzzle yang kita susun. Hari demi hari yang dilewati ibarat petualangan tanpa peta yang mau ngga mau harus kita jalani. Mungkin kita perlu menemui jalur yang menyempit di sana-sini atau dinding yang terlalu tinggi. Malah kadang harus putar balik lagi. Tapi kita ngga berhenti, kita cari jalur lain, kita buat rencana baru dan pada akhirnya puzzle itu akan tersusun dengan sempurna. Right, it's cray-cray how life works itself out.
Segala hal yang kita pikir ngga sengaja, sebenarnya punya misi untuk membawa kita ke tujuan yang ngga pernah terlintas di sudut otak kita. Percaya deh, yang pahit ngga akan selamanya pahit, begitu juga sebaliknya. Kita memang ngga pernah tahu bagaimana rencana Tuhan, tapi kita punya kemampuan dan pilihan untuk memilih jalan.
Spreading good vibes,
Sarita Ayas
photo source: tumblr.com




0 comments