Cruelty
9:10 PM
As I'm writing this, I am absolutely not getting into people's business. I am writing my thoughts, and not in any offensive purposes.
Belakangan ini gue lihat banyak banget orang yang bertindak seakan mereka adalah penguasa. Mereka nggak bisa melihat kalau ada orang lain yang hidup di sekitar mereka. Mereka nggak bisa menerima kenyataan kalau setiap manusia pasti punya flaw, punya kekurangan.
Cuma karena ngebongkar kebohongan, orang bisa dimusuhi. Padahal teorinya, dia nggak salah apa-apa.
Banyak orang menganggap dirinya bagian dari kaum kuat. Seenaknya menindas orang lain yang dianggap lebih lemah.
Egois. Nggak punya hati.
Gue cuma nggak habis pikir aja, kenapa mereka bisa berperilaku seperti itu, seberapa besar pengakuan yang mereka harapkan di dunia, dan seperti apa mereka ingin dilihat oleh orang lain.
Mereka ingin dianggap yang terkuat.
Mereka ingin dianggap penguasa.
Mereka ingin ditakuti.
Blah, blah, blah.
Nggak lucu.
Orang bisa seenaknya mainin orang lain, bisa seenaknya mencemooh, dan mengumbar omongan nggak bener yang menghasut. Padahal orang yang mereka omongin itu nggak ada salah sama sekali.
Jadi manusia jangan kejam banget kenapa, sih?
Well, I'm (a little) sorry to say this but there are some people that's even more cruel than an animal could be.
Orang-orang seperti mereka nggak peduli dengan emotional pain yang dirasakan akibat ulah mereka sendiri.
Padahal sebenarnya, all cruelty springs from weakness. At the end of the day, no one is ever stronger than another.
Ketika mereka udah nggak menggunakan hati dan perasaannya, I'm hoping they would still use their brains.... if they have any.
Spreading good vibes,
Sarita Ayas




0 comments