Beauty Talk: Line Up by Beauty Story
3:58 PM
Sudah sekian lama sejak terakhir belanja makeup untukku sendiri, dan sekian lama juga sejak nulis review, akhirnya sekarang baru sempat lagi. Yay! Salah satu yang menjadi incaran aku waktu belanja kemarin adalah liquid eyeliner yang punya felt tip applicator, berhubung eyeliner aku yang sebelumnya sudah habis, tinggal punya gel liner dan aku paling ga bisa memakai benda yang satu itu. Liquid liner's always been my favorite kind, jika dibandingkan dengan pencil liner atau gel liner. And I'll write about it for you!
Pilihanku jatuh pada produk lokal, Beauty Story. Agak skeptis sih, awalnya, karena mereka menjanjikan banyak hal mulai dari warna yang hitam pekat, extra precise, speed dry, waterproof, smudge-proof, speed remove dan long lasting. Semuanya diikat dengan harga Rp. 85.000. My brow raised, but my mind said let's go for it. Sejak pertama kali kenal makeup, waktu masih belum tahu merk dan masih sangat pemula, aku selalu latihan pakai produk lokal. Dari base sampai finishing, hampir semua yang kupakai adalah produk lokal karena kualitasnya oke, harganya nggak terlalu mahal, shades-nya banyak yang cocok sama kulitku dan gampang dibeli di mana aja.
Langsung aja ke reviewnya, ya. Si Line Up: So Black, High Quality Eye Liner ini datang dalam box yang lucu. I'm not gonna lie, aku langsung suka dengan ilustrasi di kotaknya! So pretty, dan menurutku, dia beda dari packaging yang lain, karena tidak semua eyeliner datang dalam kotak. I'm very pleased.
| Janji-janji manis dan deskripsi produk di belakang box |
Moving on, kotaknya langsung kubuka dan eyelinernya aku coba saat itu juga. Waktu dipakai, ukuran felt tip-nya pas banget. Nggak terlalu lebar dan nggak terlalu tipis. Okelah untuk janji extra precise. Tapi personally, menurut aku tekstur aplikatornya agak kaku, jadi waktu aku pakai, dia nggak melengkung dalam satu tarikan.
Tekstur eyelinernya beneran berasa cair, sehingga harus nunggu beberapa detik sampai agak kering dan butuh beberapa kali dipulas biar kelihatan hitamnya. Not so silky-rich-black for me but that's alright. Keawetannya standar lah, dan dia beneran waterproof. Seharian dipakai, nggak smudging sama sekali, tapi, khilafnya Ayas, lagi pakai eyeliner malah tanpa sengaja ngucek mata. It fades, though. Meski dia nggak smudging, warnanya memudar gitu setelah beberapa jam. Aku asumsi sih, kalau dikucek dengan penuh perasaan dan tenaga dalam, dia akan beneran pudar. But do you wanna hear the best part? The part that made me want to hug this little thing right here?
Benda ini. Sangat. Mudah. Dibersihkan. Meskipun dia waterproof, aku sama sekali nggak perlu pakai waterproof makeup remover atau petroleum jelly atau baby oil sekalipun. My milk cleanser did its job dan eyeliner aku langsung bersih dalam sekali usap. Nggak ada drama mata perih, raccoon eyes sebelum tidur dan sangat hemat pembersih. Oh iya, ukurannya juga kecil dan ringan. Jadi gampang pakainya dan handy untuk dibawa ke mana-mana. I love this thing!
Kesimpulannyaaaa, janji-janjinya terbukti, dan yang agak mengganggu hanya si ujungnya yang kaku. Tapi itu hanya personal preference aku, kok. Generally, performanya oke banget. Dengan harga segitu, aku cukup senang dengan kualitas yang dia punya. See, kualitas makeup lokal nggak kalah dengan yang impor. Rating? 9/10! Yep, seriously. Aku rekomendasikan ini banget untuk yang baru belajar pakai liquid eyeliner! By the way, Beauty Story ini bisa kalian beli di Watsons, Sociolla dan websitenya Beauty Story.
So.., yeah. Segitu dulu review-ku setelah sekian lama. Semoga bisa mereview lagi secepatnya, deh, dan semoga review ini berguna buat kalian yang baca. Selamat main dandan-dandanan, semuanya!
Spreading good vibes,
Sarita Ayas




0 comments